Jenazah Diego Mendieta Dibawa ke Jakarta
Mantan Ketua Umum Persis Solo FX Hadi Rudiatmo membenarkan berita kematian penyerang asal Paraguay tersebut."Semalam saya mendapat kabar kondisinya memburuk dan setelah mendengar kabar Diego meninggal, saya langsung ke rumah sakit," kata Wali Kota Surakarta ini.Rudi juga telah mengurus segala kebutuhan yang berkaitan dengan administrasi rumah sakit sertakarta, jenazah Diego yang meninggal pada Selasa, 4 Desember 2012 dinihari karena infeksi virus dan jamur akan disemayamkan di Bandara Soekarno-Hatta sembari menunggu jadwal penerbangan. Saat di Jakarta, petugas Kedutaan Besar Paraguay di Jakarta akan turun tangan mengurus kepulangan jenazah Diego.
Menurut dia, tidak ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Paraguay. Lazimnya mereka yang ingin bepergian ke Paraguay menempuh rute Jakarta-Buenos Aires-Paraguay. “Tapi kemungkinan kami menerbangkan ke Brasil dulu, baru disambung ke Paraguay,” katanya.
Dia memperkirakan lama perjalanan termasuk transit membutuhkan waktu sekitar dua hari. “Itu untuk yang masih hidup. Kalau jenazah yang menggunakan pesawat kargo, saya tidak tahu,” ujarnya.
Dia mengatakan sudah tidak ada masalah terkait pemulangan jenazah Diego. Administrasi, imigrasi, dan biaya pemulangan sudah beres. “Kami hanya tinggal mencari jadwal penerbangan yang akan membawa jenazah sampai Paraguay,” dia melanjutkan.
Manajer Persis Solo Totok Supriyanto mengatakan selama ini kesulitan yang dihadapi untuk pemulangan Diego hanyalah soal kebutuhan dana. “Butuh Rp 150 juta untuk biaya pemulangan,” katanya.
Dengan tersedianya biaya, maka tidak ada kendala lagi dalam pemulangan. Sebab, administrasi dan surat-menyurat sebagai syarat jenazah Diego diterbangkan ke Paraguay sudah tidak ada masalah.
